Cetak Nota Adalah Suatu Alat Bukti Transaksi

Setiap transaksi dibutuhkan bukti. Dan bukti transaksi itu memang merupakan salah satu hal yang penting dalam sebuah bisnis. Tanpa adanya bukti transaksi, maka  customer dapat merasa bahwa mereka tidak memiliki kekuatan jika produk yang dibeli rusak sebelum dipakai atau sebagai laporan kepada bagian keuangan bahwa telah terjadi pembelian barang atau jasa.

Jadi, sebagai pelaku usaha yang baik maka perlu memberikan kenyamanan untuk customer agar mau membeli produk-produk dari mereka lagi.

Jika Anda bertransaksi atau berbelanja, tentunya Anda sudah sangat familiar dengan hal yang satu ini yaitu NOTA. Nota adalah salah satu bukti transaksi yang paling sering digunakan. Makanya banyak usaha yang bergerak dalam bidang cetak nota.

Sebelum dilakukan pembayaran tagihannya, pembeli wajib menerima tiga hal. Dapat dikatakan bahwa nota/faktur/invoice merupakan bukti seberapa besar jumlah uang yang harus dibayarkan.

Cetak nota penjualan juga disebut dengan faktur atau invoice dalam konteks bisnis. Pada dasarnya tidak ada perbedaan antara nota, faktur, atau pun invoice.

Tentunya, pada nota juga berisi barang apa saja yang sudah Anda beli. Dengan adanya nota, maka dapat dijadikan bukti yang sah dalam transaksi jual beli antara Anda dan customer. Dengan itulah sangat perlunya cetak nota.

Fungsi Nota

Terdapat beberapa fungsi dari nota baik nota penjualan atau pun pembelian. Beberapa fungsi dari nota adalah sebagai berikut.

  1. Untuk mengetahui banyaknya barang atau jasa yang sudah terjual berdasarkan kategorinya masing-masing.
  2. Untuk menambah kepercayaan pembeli.
  3. Untuk mengetahui jumlah harga barang yang sudah terjual.
  4. Untuk mengetahui jumlah jasa yang sudah dilakukan.
  5. Sebagai data untuk membuat pembukuan keuangan tentang keuangan perusahaan.
  6. Sebagai bukti transaksi yang telah disepakati.

Sebagai bukti transaksi pembayaran yang dikeluarkan oleh pemilik usaha, biasanya nota diberikan secara langsung kepada customer yang datang ke tokonya. Jadi, transaksi dapat segera diselesaikan tanpa harus menunggu jatuh tempo.

Pelaku usaha melekakuan cetak nota biasanya di sebuah percetakan. Ada beberapa hal yang perlu dimasukkan kedalam nota. Berikut beberapa hal yang perlu Anda masukkan ke dalam cetak nota penjualan, antara lain.

  • Hari dan tanggal dibuatnya nota
  • Pemilik usaha atau nama usaha yang dikelola
  • Jenis produk yang dijual kepada pelanggan
  • Jumlah produk yang diberikan
  • Jumlah harga yang harus dibayarkan
  • Tanda tangan sebagai bukti sah keluarnya nota

Biasanya, banyak pemilik usaha yang memilih untuk membeli/cetak nota penjualan dalam bentuk kertas. Tapi, ternyata ada juga yang membuat notanya sendiri secara manual lho.

Baik nota yang dibeli maupun dibuat secara manual sebenarnya tidak ada masalah kok. Keduanya dapat digunakan sebagai bukti transaksi selama ada tanda tangan dan stempel dari pemilik usaha atau penjual.